Minggu, 04 Februari 2018

PEMILIHAN DAN PENYAJIAN MATERI PENYULUHAN PERIKANAN



Materi penyuluhan perikanan dalam bentuk teknologi tertentu merupakan materi yang berisi tentang teknologi yang diperkirakan dapat merusak lingkungan hidup, menggangu kesehatan dan ketenteraman masyarakat, serta dapat menimbulkan kerugian bagi pelaku utama, pelaku usaha dan masyarakat. Materi penyuluhan perikanan dalam bentuk teknologi tertentu meliputi kegiatan eksplorasi, pemanfaatan invasive alien species, mikroba, materi genetik impor, hasil rekayasa genetik, dan biodiversiti lainnya yang belum pernah dimanfaatkan serta penerapan teknologi pengendalian hama penyakit. Materi penyuluhan perikanan dalam bentuk teknologi tertentu harus mendapat rekomendasi dari lembaga yang bertanggung  jawab  atas nama Kementerian Kelautan dan Perikanan.

Pemilihan dan Penyajian Materi Penyuluhan
Pemilihan materi penyuluhan perikanan didasarkan pada beberapa faktor, yaitu:
  1. Keadaan wilayah sasaran;
  2. Kebijakan dan program pemerintah;
  3. Keadaan sosial ekonomi dan budaya;
  4. Keadaan perilaku, pendidikan, pengetahuan dan keterampilan sasaran; dan
  5. Kebutuhan sasaran dan dapat memecahkan permasalahan sasaran.
      Materi penyuluhan perikanan disusun oleh institusi penyelenggara penyuluhan perikanan, penyuluh perikanan, dan/atau pihak lain yang dapat dipertanggungjawabkan berdasarkan hasil identifikasi kebutuhan dan kepentingan pelaku utama, pelaku usaha dan sasaran antara. Penyuluh perikanan dalam menyampaikan materi penyuluhan perikanan dapat memilih dan menetapkan materi penyuluhan yang paling tepat untuk menyampaikan materi penyuluhan kepada kelompok  sasaran penyuluhan sesuai dengan programa penyuluhan yang telah disahkan dan rencana kerja tahunan yang telah disusun.

Minggu, 07 Januari 2018

UNSUR MATERI PENYULUHAN PERIKANAN



Unsur materi penyuluhan perikanan, meliputi:
  1. Pengembangan Sumberdaya Manusia;
Materi tentang pengembangan sumber daya manusia meliputi peningkatan semangat, wawasan, kecerdasan, keterampilan serta ilmu pengetahuan dan teknologi untuk mengembangkan jiwa kewirausahaan dan membentuk kepribadian yang mandiri.
  1. Peningkatan modal sosial budaya;
Materi tentang peningkatan modal sosial budaya, untuk mengembangkan kondisi sosial dan kesadaran kultural dengan memperhatikan adat dan budaya setempat sehingga meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pembangunan perikanan melalui pembentukan kelompok, gabungan kelompok/ asosiasi, manajemen, kepemimpinan, akses modal dan akses informasi.
  1. Ilmu Pengetahuan dan Teknologi;
Materi tentang ilmu pengetahun dan teknologi berkaitan dengan upaya peningkatan produktivitas, efisiensi dan efektivitas usaha bidang perikanan dengan menerapkan ilmu pengetahuan dan teknologi serta memperhatikan kearifan lokal.
  1. Informasi;
Materi tentang informasi meliputi pengetahuan yang didapatkan dari proses pembelajaran, pengalaman atau instruksi, kebijakan, inovasi, teknologi, akses modal, akses pasar, dan informasi lain yang dapat meningkatkan kapasitas pelaku utama pelaku usaha dan kelompok sasaran antara.

  1. Ekonomi;
Materi tentang ekonomi berkaitan dengan pemanfaatan sumberdaya perikanan yang  meliputi antara lain modal, sarana produksi, akses potensi sumber daya, peluang usaha, ekonomi kreatif, akses pasar, serta untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
  1. Manajemen;
Materi tentang manajemen antara lain untuk meningkatkan kemampuan mengelola usaha menuju kemandirian masyarakat.
  1. Hukum;
Materi tentang hukum antara lain memberikan informasi tentang peraturan perundang-undangan sehingga masyarakat menyadari hak dan kewajibannya khususnya yang berkaitan dengan bidang perikanan.
  1. Pelestarian lingkungan.
Materi tentang pelestarian lingkungan berkaitan dengan pemahaman dan kesadaran tentang pentingnya kelestarian sumber daya perikanan sebagai sistem penyangga kehidupan bagi kesejahteraan masyarakat.

Minggu, 03 Desember 2017

SUBSTANSI MATERI PENYULUHAN PERIKANAN



Substansi materi penyuluhan perikanan berupa kegiatan pengelolaan perikanan merupakan kegiatan mengatur dan mengurus segala sesuatu yang berkaitan dengan:
  1. Perikanan budidaya;
Materi  penyuluhan  terkait  perikanan  budidaya antara lain:
1.         Pembenihan;
2.         Pembesaran;
3.         Hama dan penyakit;
4.         Kualitas air;
5.         Pakan;
6.         Sarana dan prasarana;
7.         Pasca panen;
8.         Pemasaran;
9.         Analisa usaha.
10.     Ikan hias;
11.     Obat ikan; dan
12.     Pemetaan lahan.
  1. Perikanan tangkap;
Materi penyuluhan terkait perikanan tangkap antara lain:
1.         Bahan dan alat penangkapan ikan;
2.         Metode penangkapan ikan;
3.         Pembongkaran ikan;
4.         Sumber daya ikan;
5.         Kapal penangkapan ikan;
6.         Daerah penangkapan ikan;
7.         Perizinan;
8.         Pengembangan usaha penangkapan ikan;
9.         Pasca panen;
10.     Pemasaran; dan
11.     Analisa usaha.
  1. Pengolahan dan pemasaran hasil perikanan;
Materi penyuluhan terkait pengolahan dan pemasaran hasil perikanan antara lain:
1.         Penanganan hasil perikanan;
2.         Teknologi pengolahan hasil perikanan;
3.         Usaha dan investasi;
4.         Mutu hasil perikanan;
5.         Pemasaran produk hasil perikanan;
6.         Analisa usaha;
7.         Pengemasan;
8.         Labelling; dan
9.         Branding.
  1. Konservasi; dan
Materi penyuluhan terkait konservasi antara lain:
1.         Konservasi kawasan;
2.         Jenis ikan langka;
3.         Habitat mangrove;
4.         Habitat terumbu karang;
5.         Habitat padang lamun; dan
6.         Mitigasi.
  1. Garam.
Materi  penyuluhan  terkait  garam  antara lain:
1.         Teknologi pengolahan garam;
2.         Pemilihan kualitas garam;
3.         Teknologi filter;
4.         Pemasaran; dan
5.         Analisa usaha garam.

Minggu, 05 November 2017

PRINSIP MATERI PENYULUHAN PERIKANAN



Materi penyuluhan perikanan ditujukan untuk menyediakan bahan penyuluhan perikanan sesuai dengan kebutuhan dan kepentingan sasaran penyuluhan perikanan. Materi penyuluhan perikanan harus memenuhi prinsip:
  1. Telah terbukti kebenarannya baik melalui analisis oleh para ahli maupun telah teruji;
  2. Untuk teknologi tertentu harus mendapat rekomendasi dari lembaga pemerintah;
  3. Mempunyai manfaat yang besar bagi pelaku utama, pelaku usaha dan sasaran antara;
  4. Disusun secara sistematis dan sederhana agar mudah dipahami oleh pelaku utama, pelaku usaha dan sasaran antara;
  5. Bersifat praktis supaya dapat diterapkan oleh pelaku utama, pelaku usaha dan sasaran antara; dan
  6. Merupakan teknologi yang dianjurkan disesuaikan kondisi setempat, pembiayaan dan sarana prasarana yang tersedia.

Materi penyuluhan selain harus memenuhi prinsip juga harus disesuaikan dengan kebijakan dan program Pemerintah, pemerintah daerah serta menunjang kegiatan peningkatan produktivitas dan usaha di bidang perikanan.

Minggu, 01 Oktober 2017

PEMILIHAN METODE PENYULUHAN PERIKANAN

Training Penyuluh
Metode penyuluhan perikanan dipilih berdasarkan pertimbangan:

a. Tujuan kegiatan penyuluhan yang akan dicapai, meliputi:

  • Menjadikan pelaku utama dan pelaku usaha dari  tidak tahu menjadi tahu;
  • Menjadikan pelaku utama dan pelaku  usaha dari tidak mau menjadi mau;
  • Menjadikan pelaku utama dan pelaku usaha dari tidak bisa menjadi bisa; dan
  • Menjadikan pelaku utama dan pelaku usaha dari tidak cakap menjadi cakap.
b. Karakteristik sasaran meliputi tingkat adopsi sasaran dalam menerima/memahami sesuatu yang baru diketahui atau belum diketahui atau belum lama diketahui;
c. Karakteristik penyuluh:
  • Kemampuan adaptasi terhadap sasaran penyuluhan;
  • Kemampuan menciptakan iklim belajar diantara sesama anggota pelaku utama;
  • Tanggungjawab, pengabdian dan idealisme untuk bekerja;
  • Kemampuan analisis masalah dan kepekaan terhadap perasaan orang lain;
  • Kemampuan meyakinkan dan memperlakukan orang lain;
  • Kemampuan menyadari bahwa segala sesuatu perubahan akan berdampak positif atau negatif terhadap pelaku utama;
  • Pengalaman kerja, tingkat pendidikan dan jabatan fungsionalnya;
  • Penguasaan terhadap berbagai metoda penyuluhan; dan
  • Ketersediaan sarana/prasarana penyuluhan.
d. Karakteristik daerah/wilayah:
  • Agroklimat;
  • Topografi;
  • Potensi sumber daya alam;
  • Aksesibilitas; dan
  • Infrastruktur.
e. Materi penyuluhan harus bersifat:
  •  Mengingatkan/menggugah hati;
  • Promosi/menarik;
  • Keterampilan; dan
  • Membangkitkan keyakinan/mendorong pengambilan keputusan.
f. Sarana dan biaya yang tersedia:
  • Sarana kegiatan penyuluhan;
  • Sarana/fasilitas penyuluh; dan
  • Pembiayaan penyuluhan.
g. Kebijakan pemerintah yaitu tersedia/tidaknya anggaran penyuluhan, kelembagaan penyuluhan, kuantitas penyuluh, programa penyuluhan.
h. Faktor sosial ekonomi sasaran, antara lain:
  • Demografi;
  • Tingkat pendapatan masyarakat;
  • Mata pencaharian;
  • Status sosial;
  • Budaya; dan
  • Tingkat pendidikan dan pengetahuan.

Minggu, 03 September 2017

METODE PENYULUHAN PERIKANAN (7)

Penyuluhan Menggunakan Slide

Metode penyuluhan perikanan berdasarkan teknik komunikasi meliputi:
                        1.         Komunikasi langsung;
Komunikasi langsung  merupakan metode penyuluhan yang dilakukan melalui percakapan tatap muka atau melalui media tertentu yang memungkinkan penyuluh dapat berkomunikasi secara langsung untuk memperoleh respon dari sasarannya dalam waktu yang relatif singkat.
Komunikasi langsung dilakukan melalui:
a)      Telepon;
b)      Diskusi;
c)      Dialog;
d)      Cyber-net;
                        2.         Komunikasi tidak langsung.
Komunikasi tidak langsung merupakan metode penyuluhan yang dilakukan melalui perantara orang lain, melalui surat atau melalui media lain yang tidak memungkinkan penyuluh untuk dapat menerima respon dari sasaran dalam waktu yang relatif singkat.
 Komunikasi tidak langsung dilakukan melalui:
a)      Pemasangan poster;
b)      Penyebaran brosur/leaflet/booklet/folder/majalah;
c)      Siaran radio;
d)      Tayangan televisi;
e)      Pemutaran slide;
f)       Pemutaran film;
g)      Pertunjukan seni budaya masyarakat.

Minggu, 06 Agustus 2017

METODE PENYULUHAN PERIKANAN (6)

Pertemuan Kelompok
Metode penyuluhan perikanan berdasarkan jumlah sasaran meliputi:
                        1.         Perorangan;
Jumlah sasaran perorangan dilakukan dengan cara:
a)   Kunjungan rumah/lokasi usaha;
b)   Surat menyurat; dan
c)   Hubungan telepon.
                        2.         Kelompok;
Jumlah sasaran kelompok dilakukan dengan cara:
a)   Diskusi;
b)   Karyawisata;
c)   Kursus;
d)   Pertemuan kelompok; dan
e)   Temu karya.
                        3.         Massal.
Jumlah sasaran massal dilakukan dengan cara:
a)   Sosialisasi;
b)   Kampanye;
c)   Pemasangan poster/spanduk;
d)   Siaran radio;
e)   Siaran televisi; dan
f)    Temu wicara.
Metode penyuluhan perikanan berdasarkan media yang digunakan meliputi:
                        1.         Media terdengar;
Media terdengar disampaikan dengan cara:
a)      Tatap muka;
b)   Lewat telepon;
c)   Jingle/Iklan layanan masyarakat; dan
d)   Siaran radio.
                        2.         Media cetak; dan
Media cetak disampaikan dalam bentuk gambar dan/atau tulisan tercetak, seperti:
a)      Gambar;
b)      Foto;
c)      Selebaran;
d)      Brosur;
e)      Poster;
f)       Leaflet;
g)      Booklet;
h)      Folder;
i)        Baliho;
j)        Koran;
k)      Tabloid; dan/atau
l)        Majalah.
                        3.         Media tertayang.
Media tertayang disampaikan dalam bentuk gambar dan/atau tulisan tercetak, seperti:
a)      Bahan tayang;
b)      Film/video;
c)      Siaran televisi.
d)      Sound slide;
e)      Klip/serial foto;
f)       Jingle/iklan layanan masyarakat;
g)      Blog;
h)      Cyber extension; dan
i)        Multimedia massage service.